#navbarsecond { border-bottom: 1px solid gainsboro; height: 30px; padding-left: 50px; } #navbarsecond ul li { float: left; list-style-type: none; padding-right: 40px; font-size: 14px; }

Selasa, 15 Februari 2011

Konsepsi Pembangunan Berkelanjutan

Indikator keberhasilan pembangunan bukan semata-mata ditentukan pada pertumbuhan ekonomi melainkan peningkatan kualitas lingkungan hidup. Percepatan pertumbuhan ekonomi dengan membiarkan lingkungan menjadi rusak merupakan pertumbuhan ekonomi yang semu (illusory). Sering terjadi pembangunan yang berhasil tidak memiliki daya kelestarian yang memadai, akibatnya pembangunan tidak bisa berkelanjutan (Budiman. A, 2000:7).
Kerusakan lingkungan akan menimbulkan biaya tersembunyi (hidden cost) berupa biaya eksternalitas dan biaya sosial yang harus ditanggung oleh generasi mendatang. Tidak memperhitungkan biaya eksternalitas dalam pembangunan, berarti menjauhkan tercapainya pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.
Pertumbuhan ekonomi akan menjadi semu jika kelestarian sumberdaya alam lingkungan terganggu. Pembangunan tidak saja meningkatkan kesejahteraan generasi masa kini, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan pembangunan bagi generasi mendatang secara keberlanjutan.

Upaya untuk menjembati kesenjangan yang semakin lebar antara kepentingan ekonomi berjangka pendek yang bersifat semu dengan manfaat pembangunan berkelanjutan yang dapat dirasakan generasi yang akan datang, diperlukan konsep pembangunan berkelanjutan atau berwawasan lingkungan.
Kota pada prinsipnya merupakan produk dari proses pembangunan. Kota dengan konsep pembangunan berkelanjutan adalah suatu daerah perkotaan yang mampu berkompetisi secara sukses dalam pertarungan ekonomi global dan mampu mempertahankan vitalitas budaya dalam keserasian lingkungan. Keberlanjutan pada hakekatnya merupakan suatu etik, suatu perangkat prinsip-prinsip dan pandangan ke masa depan.
Kota dengan aneka ragam daya tariknya tampil bagaikan lampu menyedot kehadiran laron. Beberapa diantara laron-laron itu hangus terbakar, tetapi tidak pernah mengurangi derasnya arus laron yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar